BAJAJ PULSAR 180 DTSi GARANSI INDIA ASAL ASALAN?
Seberapa irit BAJAJ Pulsar 180 DTSi di bandingkan kendaraan merk lain???
SAYA TERTIPU DENGAN KEIRITAN BENSIN BAJAJ PULSAR 180 DTSi HANYA SAMPAI 10.000 km!!!
SEKARANG SPAREPART BAJAJ MAHAL!!!
Dari pemakaian sehari-hari 1 liter bisa kurang lebih 45 km ITU kalau BARU, setelah 10.000 km 1 liter bisa 40 km (Test Jalan bukan dengan alat test yang tersedia di Distributor BAJAJ) dengan beban normal tanpa boncengan (60 kg berat badan + berat kendaraan + tahanan angin dari depan)
Bila 1 liter premium Rp. 4.500,- dan 1 liter bisa menempuh jarak 45 km
Jadi Rp. 4.500,- dibagi 45 km = Rp. 100,- per km
Dibandingkan dengan kendaraan merk lainnya yang maksimal 40 km/liter.
Jadi Rp.4.500,- dibagi 40 km = Rp. 112,5 per km
Selisihnya hanya Rp.12,5 per km
Apakah sesuai dengan kepuasan pemakaian dan harga jual bekas BAJAJ Pulsar 180 DTSi???
PENGALAMAN saya, sangat tidak sesuai. Yang terjadi pada BAJAJ Pulsar 180 DTSi saya dari BARU awal beli stang setir bunyi “Tik tik” pada waktu rem mendadak, lalu ke BANGKEL RESMI BAJAJ wkt itu di HR. Muhammad saya komplain ke bagian service di jawab itu masih baru dan kurang kencang murnya, lalu dikencangkan masih bunyi, saya komplain lagi mereka menanggapi bahwa saya mengada-ada, bahkan mereka test jawabannya tetap tidak ada (SAYA TEKANKAN bunyinya waktu direm pada kecepatan tinggi=seperti diiklannya). Setiap hari dipakai dan bunyinya semakin jelas dan saat ini direm pada kecepatan rendah +/-30km/jam pasti bunyi dan jelas sekali. Pada saat saya klaim mesin retak halus diatas tutup pembuangan oli mesin saya juga klaim dan jawabnya satu-satu dulu dibetulkan. 1 minggu setelah klaim mesin retak dan ketemu Pak Hermawan datanglah Pak Sam kepala garansi/service dari ATPM Bajaj Jakarta, setelah 3 minggu baru datang Crankcase dari India (karena Crankcase dan cetak nomor mesin). Pagi motor masuk (saran Pak Hermawan supaya sore bisa selesai) siang saya datang mesin sudah dibongkar tapi tidak dikerjakan karena teknisi senior yang biasa bongkar dan pasang mesin sedang ada halangan, ternyata ada kerusakan lagi pada lubang busi sebelah kiri (DRAT RUSAK SEPARUH) saya klaim minta GARANSI saat itu juga, tapi kata Pak Hermawan ATPM BAJAJ JKT TIDAK MAU MENGGARANSI dan saya disarankan Pak Hermawan karena pengalaman Teknisi senior di drat ulang dengan ukuran busi HONDA GL yang lebih besar, pada hari ke 3 (Dikerjakan oleh TEKNISI PALING AHLI ANDALAN BAJAJ inisial G) Pagi saya tinggalkan motor untuk dibongkar Siang saya ambil motornya malam baru ketahuan oli menetes lebih deras dari sebelumnya yang retak rambut, keesokan paginya saya komplain ke Pak Hermawan dan di beri lem gasket.
Tanggal 20 Mei 2009 saya servis (berkala) di BENGKEL RESMI BAJAJ di Kertajaya, wkt dibongkar busi Honda pada dratbusi hitam sedangkan dratbusi yang original bersih. Setelah selesai servis, motor di test ternyata ada bunyi dan teknisi bilang itu bunyi karena kompresi bocor di busi, setelah bayar ONGKOS SERVIS BERKALA Rp.40.000,-. Saat itu juga saya ke BENGKEL RESMI BAJAJ Mayjend. Sungkono komplain. Karena tenaga ahli tidak ditempat saya berinisiatif minta kertas putih untuk mengajukan klaim secara tertulis.
Ada 3 poin: 1. Drat busi ngobros
2. Stang Setir yang masih bunyi
3. Elektrik ( Lampu kecil 2 di depan putus (padahal sudah diganti putus lagi))
Buktikan saja setelah membeli dan menggunakan SETELAH 10.000 Km mulai banyak keluhan dan GARANSI TIDAK MUDAH DI KLAIM (karena pihak distributor mencari-cari cara untuk menggugurkan garansi). Bahkan sampai saya menghubungi ATPMnya di Jakarta (Habis pulsa banyak neh…
baru ditanggapi itupun setelah saya kirim email beberapa kali)
Cara Extreme untuk mengetahui nilai BAJAJ Pulsar 180 DTSi, bila anda memiliki atau punya rekan yang memiliki BAJAJ Pulsar 180 DTSi coba jual kembali ke distributor BAJAJ maka anda akan mengetahui harga purna jual. (Alasan Biaya Balik Nama + Pajak hanya Rp.250.000,- Bila dijadikan baru lagi BBNnya lain & lebih mahal)
BAJA (Steel) emang bagus punya India tapi BAJAJ bukan BAJA lihat aja sendiri mesin motor dari India bandingkan dengan motor merk lain yang ada bahannya (tutup mesin) dari sejenis Aluminium. Komponen yang dari BAJA apa ya???
BAJAJ di India tuh BUMN nya India. Model body ok tapi mesin??? (KUASAR Puoll) Buktiin aja sendiri.
DULU PRODUK MOTOR CINA BOOMING DAN SEKARANG TELAH PUNAH
SEKARANG DIIKUTI OLEH MOTOR INDIA ???
Share this:
Like this:
This entry was posted on August 31, 2009 at 16:58 and is filed under Experience with tags bajaj, baru, bensin, distributor, PULSAR 180 DTSi. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed You can leave a response, or trackback from your own site.
September 27, 2009 at 13:20
iya nih bro, nyesel juga beli bajaj, mendingan beli supra x 125 deh. emang sih yg make bokap n gak kompolain. btw punya lw sekarang dikemanain. kalo dijual laku berpa ya?
September 6, 2009 at 18:50
SAlam hangat Bro..melihat posting ini jadi ngeriii nihhh…saya pemakai tvs apache..rasanya kagak seperti yang bro alami..sebagai user produk india alhamdulilah TVS ga gitu euy..sparepart aja dah ada pabriknya seluas 20 Ha yang diresmikan SBY..jadi rasa khawatir terutama klaim sparepart bisa dieliminir…odometer dah 15 ribu lebih…no problem TVS Apache Ane…Malah makin nyaman aja..
Oya waktu komunitas kami (komunitas TVS Apache Bandung) kopdar dengan pulsarian di main dealer bajaj di jalan PETA Bandung, saya n temen2 ngeliatt display mesin pulsar bagian dalem mesinnya ternyata baut2nya merknya tvs bro…saya tanya ke yang punya dealer…malah senyum2….(so…where the worth…???) silahkan mampir di blog kita: http://www.pamortvs.wordpress.com….kita sharing lah sesama produk india!
Teruskan perjuangannya bro..itu hak kita…kalo ga ditanggepin…laporin aja!
September 4, 2009 at 10:36
Padahal aku ada rencana beli BAJAJ pulsar DTSi 180, tapi setelah baca-2 postingan ini kok jadi ngeper aku, yah kembali ke Yamaha aja kali ya, makasih infonya sangat membantu, n salam kenal